Keranjang Iklan

Bersponsor :

Jadikan Dirimu Wanita Unik Serba Bisa Tapi Bukan Karena Tuntutan Dari Orang Lain

Kata orang-orang menjadi wanita itu harus banyak bisanya,yang sudah menikah harus bisa melayani suami, mengurus rumah dan anak, menjadi menantu kebanggaan. Apalagi ditambah dengan tugas pekerjaan.

Yang belum menikah, seakan dicap ‘tidak laku’ atau ‘perawan tua’, karena usia sudah dewasa tapi belum juga berumah tangga. Sedangkan teman-teman seangkatan atau bahkan usia lebih muda banyak yang sudah menikah dan memiliki anak.

Boro-boro memikirkan pernikahan, rasanya saat ini lebih fokus mengenal diri sendiri. Lagian, semua orang punya waktunya sendiri, bukan? Sekarang kamu mungkin ada di posisi ini; harus menyelesaikan urusanmu satu-per satu.

Wanita seakan dipaksa harus pintar mengendalikan emosi. Padahal siklus bulanan selalu datang tanpa bisa ditolak. Yang membuat tempramen tidak bisa stabil; kadang marah, capek, nangis dengan sendirinya. Seolah-olah menjadi wanita itu harus serba bisa dan tidak boleh mengeluh dengan keadaan yang sedang dihadapi.

Dan pada keadaan seperti ini seorang wanita hanya butuh diperhatikan dari seseorang, bukan pertanyaan atau penghakiman. Namun semakin dewasa, yang ada seperti dituntut harus menjadi dewasa. Bahkan menjadi dewasa sebelum waktunya; menjadi dewasa dengan cara yang tidak mengenakkan.

Sobat Hipwee, hal ini yang membuatku mulai menempatkan standar diriku sendiri, bukan dari orang lain. Entah itu dalam karier atau pun hubungan dengan orang lain.

Standar kebahagiaan atau pencapaian diri tidak boleh ditentukan oleh orang lain

Semakin dewasa, entah itu usia atau pemikiran, semakin pula harus bisa menerima keadaan yang tidak bisa kita atur seenaknya. Impian, karir, pekerjaan yang sedang kita kerjakan seakan masih saja diremehkan oleh orang lain. Seolah-olah pencapaian yang kita dapatkan hanya ‘biasa saja’, padahal bagi kita untuk mendapatkannya butuh perjuangan dan air mata.

Untuk itulah aku pribadi berharap kita semua memiliki standar masing-masing. Selama nasihat orang lain bisa bermanfaat untuk peningkatan diri sih tidak mengapa. Tapi kalau nasihat mereka berujung kritik yang justru melemahkan dan membuat overthinking mendingan di-skip saja. Karena hidup tak akan ada habisnya jika menuruti apa maunya orang.

Artikel ini bersumber dari ; hipwee

#semerahjingga

 

Tentang Penulis: Semerahjingga
Jangan terlalu baik ke orang lain,pada akhirnya baik ke orang lain belum tentu kebaikkan itu kembali pada kita.

Terlibat

Komentar

No comments yet

Bersponsor :

Artikel Populer

  1. Pembukaan Forum Komunikasi Politik Tahun 2022 di Kabupaten Banggai Laut (Firdausgafar) (7)
  2. Kodim 0907/Trk Gelar Komsos Dengan Aparat Pemerintahan Guna Perkuat Sinergitas (Firdausgafar) (35)
  3. Gubernur Sulawesi Tengah Menerima Penghargaan Terbaik Ketiga Nasional dalam Penilaian Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Tahun 2021 dari Menteri Keuangan RI (Firdausgafar) (16)
  4. Bupati Sigi Menghadiri Pertemuan Traditional Weapon Culture Guma Bersama The Nederlandse Pencak Silat Federatie (Firdausgafar) (31)
  5. Percobaan Pencurian Sepeda Gunung Di Kampung Pondok Baru Kecamatan Bandar (Rahmat) (23)
  6. Satresnarkoba Polres Bener Meriah amankan Satu Orang Pelaku (Rahmat) (10)
  7. Mau Tau Daerah Penghasil Buah Alpokat (Rahmat) (43)
  8. Peduli Kepada Warga Babinsa Dampingi Petani Brokoli Membersihkan Gulma. (Rahmat) (10)
  9. Pasca Hujan Deras Personel Polres Buol Polsek Momunu Laksanakan Patroli, Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir Tiloan (Firdausgafar) (11)
  10. Satuan Reserse Narkoba Polres Bener Meriah berhasil mengamankan satu orang diduga pelaku penyalah guna narkotika jenis sabu (Rahmat) (28)

Enable Notifications    OK Nanti saja