Keranjang Iklan

Bersponsor :

Ziarah Kubur Menangis,Tapi Doa Tak Kunjung Diberikan

Hampir tiap menjelang Ramadhan dan Idul Fitri kita dihadapkan pada budaya ziarah kubur ke keluarga terdekat,termasuk didalamnya orang tua dan keluarga lainnya.

Budaya ini hampir menjadi sebuah kebiasaan dibanyak kalangan ummat Muslim,dan hampir dikatakan budaya yang sangat sakral karena hanya bisa dilakukan setahun sekali dikarenakan rutinitas dunia yang tidak pernah habis.

Namun penulis tidak mempermasalahkan persoalan kebiasaan ziarah kuburnya,melainkan tahukah kita bahwa ada yang lebih penting dari sekedar ziarah kubur yaitu,mendoakan mereka yang sudah mendahului kita.

Banyak ulama sepakat kalau ziarah kubur sebenarnya bertujuan untuk lebih mengingatkan kita akan kematian yang juga pasti akan kita alami,namun dikarenakan adat budaya,justru ziarah kubur dianggap sebuah ibadah.

Mirisnya penulis melihat bahwa ada beberapa kebiasaan peziarah yang diluar dari ibadah itu sendiri,sebagai contoh :

  • Menabur bunga
  • Menangis dan meratap dikuburan
  • Berzikir dengan cara tidak biasa
  • Dll

Menurut penulis kebiasaan kebiasaan tersebut diatas mungkin kalau kita lihat ada hikmahnya,sebagai contoh menabur bunga misalnya,dengan begitu banyak penjual bunga yang dagangannya laris,namun berbeda dengan kebiasa seperti menangis dan meratap diatas pusara.

Mungkin kalau sekedar menangis karena mengingat kisah lama dengan dibarengi dia ditiap ibadah dan sholat yang kita lakukan,itu menjadi hal yang lumrah.

Namun lain halnya,ketika seseorang menangis dan meratap diatas pusara kubur tapi hari harinya tidak pernah diisi dengan ibadah dan doa untuk orang yang mendahului kita tersebut.

Lantas apakah itu bisa disebut kecintaan atau rasa sayang?

Padahal kita semua tahu,bahwa yang sangat dibutuhkan dan bisa menjadi penolong mereka yang terdahulu hanya doa dari kita bukan tangisan dan ratapan.

Sekian isi tulisan dari saya,dan jika ada tulisan yang sedikit menyinggung penulis memohon maaf.

Semoga kita menjadi orang yang selalu berdoa dan tetap mengenang orang yang menyayangi kita.

Tentang Penulis: Aanchan
Tell us something about yourself.

Terlibat

Komentar

No comments yet

Bersponsor :

Artikel Populer

  1. Pembukaan Forum Komunikasi Politik Tahun 2022 di Kabupaten Banggai Laut (Firdausgafar) (7)
  2. Kodim 0907/Trk Gelar Komsos Dengan Aparat Pemerintahan Guna Perkuat Sinergitas (Firdausgafar) (35)
  3. Gubernur Sulawesi Tengah Menerima Penghargaan Terbaik Ketiga Nasional dalam Penilaian Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Tahun 2021 dari Menteri Keuangan RI (Firdausgafar) (16)
  4. Bupati Sigi Menghadiri Pertemuan Traditional Weapon Culture Guma Bersama The Nederlandse Pencak Silat Federatie (Firdausgafar) (31)
  5. Percobaan Pencurian Sepeda Gunung Di Kampung Pondok Baru Kecamatan Bandar (Rahmat) (23)
  6. Satresnarkoba Polres Bener Meriah amankan Satu Orang Pelaku (Rahmat) (10)
  7. Mau Tau Daerah Penghasil Buah Alpokat (Rahmat) (43)
  8. Peduli Kepada Warga Babinsa Dampingi Petani Brokoli Membersihkan Gulma. (Rahmat) (10)
  9. Pasca Hujan Deras Personel Polres Buol Polsek Momunu Laksanakan Patroli, Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir Tiloan (Firdausgafar) (11)
  10. Satuan Reserse Narkoba Polres Bener Meriah berhasil mengamankan satu orang diduga pelaku penyalah guna narkotika jenis sabu (Rahmat) (28)

Enable Notifications    OK Nanti saja