Keranjang Iklan

ADAT DAN BUDAYA BATAK

Suku Batak adalah salah satu suku di Indonesia yang mempertahankan kebudayaannya. Mereka memegang teguh tradisi dan adat. Sampai sekarang adat dan budaya tetap dilaksanakan dalam kehidupan sosial orang Batak dan aktivitas sehari-harinya.
Beberapa adat dan budaya Batak yang berlaku adalah :

Partuturan

Dalam kehidupan orang Batak sehari-hari kekerabatan (partuturan) adalah kunci dari falsafah hidupnya dengan menanyakan marga dari setiap orang Batak yang ditemuinya. Hal ini dapat digambarkan dengan ukiran 2 ekor cicak yang saling berhadapan yang menempel di kiri-kanan Ruma Batak. Kekerabatan ini pula yang menjadi semacam tonggak agung untuk mempersatukan hubungan darah dan menentukan sikap terhadap orang lain dengan baik.

Dalihan Natolu

Kalau diartikan langsung “Dalihan” adalah sebuah tungku yang terbuat dari batu. Jadi Dalihan Natolu artinya tungku tempat memasak yang diletakkan di atas 3 (tiga) batu. Agar tungku tersebut dapat berdiri dengan baik, maka ketiga batu sebagai penopang haruslah berjarak seimbang satu sama lain dan tingginya juga harus sama. Hal ini adalah falsafah yang dimaknakan sebagai kebersamaan yang cukup adil dalam kehidupan masyarakat Batak.
Ada 3 bagian kekerabatan dalam “Dalihan Natolu” yaitu :
1. Somba Marhulahula (Sembah/Hormat kepada keluarga pihak istri)
2. Elek Marboru (Sikap membujuk/mengayomi wanita)
3. Manat Mardongan Tubu (Bersikap hati-hati kepada teman semarga.

MANGULOSI

Mangulosi artinya adalah memberikan ulos sebagai lambang kehangatan dan berkat bagi yang menerimanya. Dalam hal Mangulosi ada aturan yang harus ditaati yakni : hanya orang yang dituakan yang dapat memberikan ulos. Misal : orang tua mangulosi anaknya, tetapi seorang anak tidak bisa mangulosi orangtuanya.
Mangulosi sering kita temukan pada saat-saat pesta antara lain :
– Ketika anak lahir , bayi akan menerima “Ulos Parompa”
– Pada saat anak laki-laki melaksanakan pesta pernikahan, dia akan menerima “Ulos Hela” dari mertuanya.
– Pada saatnya meninggal dunia, akan menerima “Ulos Saput”.

MANORTOR DAN MARGONDANG

Manortor adalah melakukan tarian seremonial yang disajikan dengan musik Gondang. Tortor adalah seni tari Batak pada zaman dahulu merupakan sarana utama dalam melakukan ritual keagamaan yang masih bernafaskan mistik (kesurupan), namun sekarang ini manortor kerap dijumpai pada acara pesta-pesta adat orang Batak dengan membunyikan musik Gondang Sabangunan (dengan perangkat musik yang lengkap) yang pada jaman dahulu erat dengan pemujaan kepada Dewa-Dewa atau roh-roh nenek moyang. Tortor dan musik gondang adalah tidak terpisahkan.

MANGALAHAT HORBO

Mangalahat Horbo merupakan upacara adat bagi orang Batak sebagai pertanda penyucian diri atau menebus dosa-dosa , sehingga akan didapat kemakmuran dalam kehidupannya. Acara Mangalahat Horbo ini dilatarbelakangi kepercayaan suku Batak kepada Debata Mula Jadi Nabolon (Sang pencipta alam semesta) yang mampu menghapus dosa dan memberi kemakmuran dengan mengurbankan seekor kerbau jantan yang diikatkan pada borotan (sebuah tiang di tengah upacara yang dihias berbagai jenis daun-daun pilihan).

MANGONGKAL HOLI

Merupakan suatu prosesi upacara yang dilaksanakan untuk mengumpulkan tulang belulang dari jasad orang tua yang dimasukkan ke peti yang baru untuk dipindahkan pada suatu tempat yang telah disediakan oleh pihak keluarga. Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang bertujuan memberikan penghormatan kepada roh orang tua yang telah tiada. Pemindahan lokasi tulang belulang dimaksud ke tempat yang baru adalah untuk mendapatkan tempat yang lebih baik dari tempat sebelumnya.

refrensi :

https://visitsamosir.com/adat-dan-budaya-batak/

Perilaku Pembelian Konsumen

Konsumen adalah setiap orang pemakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

ada empat jenis perilaku pembelian yang dilakukan oleh konsumen:

1. Respon terhadap pembelian secara rutin

Saat Anda pergi ke toko dan mencoba mengambil sepotong roti, kemungkinan Anda akan membeli varietas yang Anda kenal atau yang membawa label harga paling ringan. Dalam situasi ini, produk pada dasarnya dibeli tanpa pemikiran yang berarti, karena apa yang mereka beli berdasarkan tindakan secara rutin

2. Pengambilan keputusan yang terbatas

Jika Anda berada di pasar untuk membeli pakaian baru atau kursi baru yang dapat dilipat yang dapat Anda bawa dengan mudah, Anda dapat melakukan sedikit riset pada merek, tetapi kemungkinannya kecil. Sebagian dari Anda akan pergi dengan apa yang ada di anggaran Anda dan apa yang terlihat bagus atau yang paling praktis.

3. Pengambilan keputusan yang luas

Bayangkan Anda mampu membeli rumah pertama kali yang ingin menetap di rumah pertama Anda ini. Meskipun Anda belum pernah membeli rumah sebelumnya, tetapi jelas Anda memahami seberapa besar investasi dan seberapa luas keputusan pembelian tersebut. Keputusan semacam itu datang dengan risiko ekonomi yang jelas. Tetapi bagaimana perasaan Anda secara pribadi tentang pembelian? Bagaimana rekan-rekanmu akan memandangmu? Pengambilan keputusan yang luas membutuhkan penelitian terbanyak.

4. Pembelian impulsif

Konsumen yang membeli sesuatu produk secara impulsive, tanpa mengetahui mereka akan menghabiskan uang untuk barang tertentu. Tapi tiba-tiba, mereka terinspirasi untuk alasan apa pun dan melakukan pembelian. Pembelian impulsif tidak memerlukan perencanaan yang direncanakan secara sadar.

Refrensi :

https://www.sales1crm.com/blog/memahami-jenis-jenis-perilaku-pembelian-konsumen

https://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen

Sibea-bea tempat wisata yang sedang Viral di Sumatera Utara

Bukit Sibea-bea sejatinya adalah sebuah objek wisata religi bagi umat Kristiani, karena fokus utamanya adalah menghadirkan sebuah patung Yesus. Patung Yesus Bukit Sibea-bea direncanakan akan memiliki tinggi sekitar 61 meter. Dengan tinggi tersebut menjadikannya patung Yesus tertinggi, yang ada di dunia. Patung ini diharapkan akan menjadi sebuah ikon Samosir dan akan mengalahkan tinggi dari patung Yesus populer Christ the Redeemer, di Rio de Jeneiro, Brasil yang mempunyai tinggi sekitar 30 meter saja.

Bukit Sibea-bea ini pun dibuka untuk umum pada pertengahan tahun 2021 lalu. Jika sumatera barat mempunyai kelok sembilan sebagai ikon keindahannya, Sumatera Utara juga mempunyai kelok delapan yaitu Bukit Sibea-bea yang berada di Harian Boho, Kabupaten Samosir.

Di sini, wisatawan akan disuguhkan dengan cantiknya pemandangan alam Danau Toba dengan bukit-bukit yang mengitarinya. Namun, daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah jalanan berkelok yang kini jadi spot foto favorit bagi wisatawan, serta patung Yesus yang ada di puncak bukit.

Menikmati panorama sunrise dan sunset di sini akan terasa berbeda dari yang lainnya. Lanskap Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengahnya jadi latar yang memanjakan mata. Pastikan kalau ke Bukit Sibea-bea kamu singgah hingga sore hari.

Selain itu, sempatkan pula untuk berfoto di sini. Banyak orang yang mengambil foto dengan latar jalanan berkelok, hasilnya luar biasa indah, lho.

Refrensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Bukit_Sibea-bea

https://wwhttps://www.idntimes.com/travel/destination/naufal-al-rahman-1/wisata-bukit-sibea-bea-sumatra-utara/4w.merdeka.com/sumut/mengunjungi-bukit-sibea-bea-yang-viral-spot-baru-favorit-wisatawan-di-sumut.html

https://www.idntimes.com/travel/destination/naufal-al-rahman-1/wisata-bukit-sibea-bea-sumatra-utara/4

Cara bijak dalam menggunakan sosial media

Berbicara tentang medsos tentu memiliki dampak positif dan negatifnya. Medsos memiliki dampak positif jika kamu gunakan dengan bijak seperti untuk membangun koneksi pertemanan, mempromosikan barang dan jasa hingga membantumu mendapat informasi terkini di seluruh dunia. Namun, di balik itu medsos juga memiliki dampak buruk jika kamu sampai kecanduan bermain medsos hingga membuatmu insecure ketika melihat kehidupan orang lain di dunia maya.

Selain itu, menjaga etika dan privasi di medsos juga sangat penting, lho! Mengapa begitu? Nah, untuk lebih jelasnya yuk simak cara bijak menggunakan media sosial berikut ini.

1 . Jaga informasi yang bersifat privasi

Privasi adalah salah satu hal penting yang harus kamu jaga keamanannya. Terutama bagi kamu pengguna medsos harus berhati-hati dalam membagikan informasi yang bersifat privasi seperti nama lengkap, e-mail, nomor handphone, nomor rekening bahkan alamat tempat tinggalmu. 

Jika data pribadi tersebut sampai bocor ke tangan orang yang salah bisa saja terjadi cyber crime seperti  pembobolan rekening, penipuan hingga jual beli data pribadi. Jangan sampai hal tersebut terjadi. Untuk itu jangan sembarangan untuk membagikan data yang bersifat privasi, terutama bagi orang yang gak kamu kenal di medsos.

2 . Jaga etika berkomunikasi

Menjaga etika dalam berkomunikasi gak hanya dilakukan dalam kehidupan nyata. Namun, menjaga etika juga perlu kamu lakukan ketika menggunakan medsos. Jangan sampai jari-jarimu itu mengetik hal yang gak sopan seperti berkomentar kasar atau yang mengandung unsur SARA.

3 . Filter Akun-akun yang Diikuti

Seiring perkembangannya, media sosial ternyata sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental. Kita acapkali ‘silau’ dengan kehidupan orang lain yang kita lihat di medsos, dan membandingkannya dengan kehidupan kita. Padahal, semua yang tampil di medsos hanyalah kulit luar yang tidak kita ketahui isi sebenarnya. Mengatasi hal itu, ikutilah akun-akun bermanfaat, menghibur, atau kredibel yang justru bisa menambah wawasanmu. Jauhi akun-akun yang sekiranya toxic dan tidak memiliki kegunaan apapun.

4 . Hanya manfaatkan sisi positif media sosial

Media sosial punya banyak sisi positif diantaranya menjalin silaturahmi, memamerkan jualan/dagangan kita, menemukan jejak teman lama dan lainnya.

refrensi :

https://www.idntimes.com/tech/gadget/ni-made-vera-yuni-artini/cara-bijak-menggunakan-media-sosial-c1c2/6

https://www.firstmedia.com/article/cara-bijak-menggunakan-media-sosial-yang-perlu-kamu-ketahui

https://portalsulut.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-852642874/9-cara-cerdas-dan-bijak-dalam-bermedia-sosial?page=2

Dampak pandemi Covid-19 terhadap perkembangan UMKM di Indonesia

Virus Corona atau Corona virus disease 2019 (Covid-19) telah membuat perekonomian indonesia
terkontraksi. Dampak Virus Corona atau Covid-19 nampaknya berimbas pada semua sektor
terutama pariwisata dan sektor-sektor lainnya. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
Indonesia di tahun ini akan tertekan di level 2,1 persen. Penyebab dari menurunnya pertumbuhan
ekonomi ini karena meluasnya persebaran Covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dampak pandemi Covid 19 terhadap kondisi makro Indonesia bisa dilihat dari beberapa
kejadian yaitu : Pertama, Pada bulan April 2020, sekitar 1,5 juta karyawan dirumahkan atau di PHK
(Pemutusan Hubungan Kerja).

Dalam situasi krisis ekonomi seperti ini, sektor UMKM sangat perlu perhatian khusus dari pemerintah
karena merupakan penyumbang terbesar terhadap PDB dan dapat menjadi andalan dalam penyerapan
tenaga kerja, mensubtitusi produksi barang konsumsi atau setengah jadi.

Kondisi pandemi ini bahkan menyebabkan 63,9% dari UMKM yang terdampak mengalami penurunan omzet lebih dari 30%. Hanya 3,8% UMKM yang mengalami peningkatan omzet.

aktivitas bisnis dan prospek pertumbuhan sektor UMKM cenderung semakin membaik pada kuartal I/2021. Pemulihan UMKM ini memberikan sinyal positif semakin pulihnya perekonomian nasional yang sempat tertekan akibat pandemi Covid-19.

http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/INOVASI

Perkataan Megawati singgung soal Minyak goreng kini menjadi Viral.

Megawatipun ikut bersuara mengenai persoalan masyarakat yang berebut antri Minyak goreng ia mengatakan bahwa apakah tidak ada cara untuk merebus, mengukus, atau seperti rujak, apa tidak ada? Itu menu Indonesia loh,” kata Megawati, sebuah Webinar Cegah Stunting untuk Genarasi Emas Indonesia, yang digelar Tribun News, Kamis (17/3/2022).

perkataan itupun langsung menjadi viral dikalangan masyarakat, banyak masyarakat yang berkomentar negatif mengenai hal tersebut, pasalnya bagi sebagian pelaku usaha yang menggunakan minyak goreng sebagai bahan utama sangat tersinggung mendengar perkataan tersebut, karena menurut mereka minyak goreng adalah bahan utama pada usaha mereka, seperti penjual gorengan, penjual nasi goreng serta masih banyak lagi.

banyak masyarakat yang menyinggung perkataan tersebut dengan berbagai parodi , seperti penjual nasi goreng yang menggunakan air untuk menumis , ibu rumah tangga yang merebus ikan dan alhasil ikan tersebut malah asyik mengobrol,laliu ada dari instagram@memomedsos terlihat warganet menunjukan bagaimana mereka menggoreng bakwan dan peyek kacang dengan cara direbus, ada-ada saja memang kelakuan warga+62 ini ya guys.

refrensi :

https://www.republika.co.id/berita/r8xyal328/megawati-ibuibu-harus-kreatif-masak-tanpa-minyak-goreng

https://pangan.sariagri.id/91397/viral-warganet-ikutin-arahan-megawati-begini-jadinya-ketika-peyek-direbus

Tips mencegah penyalah gunaan Narkoba

Faktor penyebab resiko menggunakan narkoba di kalangan remaja dan anak-anak sekolah maupun pemuda adalah pertama kali hanya sekedar ingin mencoba karena pergaulan lingkungan yang kurang baik dan contoh dari teman-temannya.

Rasa ingin mencoba narkotika ini lah adalah pintu masuk pertama dan penyebab kalangan muda terjerumus dalam pengaruh dampak negatif penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang ini yang membahayakan kesehatan pada nantinya.

Berikut beberapa tips menghindari narkoba yang dilansir dari website resmi BNN antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Jangan pernah untuk mencoba-coba menggunakan narkotika, kecuali atas dasar pertimbangan medis atau dokter.
  2. Mengetahui akan berbagai macam dampak buruk narkoba.
  3. Memilih pergaulan yang baik dan jauhi pergaulan yang bisa mengantarkan kita pada penyalahgunaan narkotika.
  4. Memiliki kegiatan-kegiatan yang positif, berolahraga atau pun mengikuti kegiatan kegiatan organisasi yang memberikan pengaruh positif baik kepada kita.
  5. Selalu ingatkan bahwawasannya ancaman hukuman untuk penyalah guna Narkoba, apalagi bagi pengedar Narkoba adalah Lembaga Pemasyarakatan.
  6. Gunakan waktu dan tempat yang aman, jangan keluyuran malam-malam. Bersantailah dengan keluarga, berkaraoke bersama keluarga, piknik, makan bersama, masak bersama, beres-beres bersama nonton bersama keluarga.
  7. Bila mempunyai masalah maka cari jalan keluar yang baik dan jangan jadikan narkoba sebagai jalan pelarian.

refrensi : https://tanahlautkab.bnn.go.id/tips-cara-mencegah-penyalahgunaan-narkoba/

Iri Hati (Tere Liye)

Saya iri sekali dengan orang2 yg bisa menghafal kitab sucinya ‘begitu mudah’. Duh, mereka keren. Saya disuruh menghafal, kacau balau. Hafal sepotong, besok hilang dua potong. Hafal dua ayat, besok lenyap empat ayat.Tidak semua orang se-spesial para penghafal kitab sucinya. Yang bayangkan, 604 halaman itu dihafal semuanya. Tidak luput satu tanda baca, tidak kurang satu huruf, dihafal semua.

Dan lebih fantastis lagi, itu dalam bahasa yg berbeda dengan bahasanya. Saya iri sekali. Lebih2, banyak diantara orang2 ini masih muda. Usia remaja, anak2 muda yang sejak kecil sudah dilatih menghafal. Tapi baiklah, daripada sy sibuk iri tiada guna, sy berusaha mencari jalan keluarnya. Gadget.

Hari ini, kita itu mau nyari detail isi kitab suci, mudah sekali. Find. Search. Saat ada orang yang sedang membahas satu ayat, dan itu menarik, maka bergegas cari di gadget, oh ketemu. Pelajari lebih detail. Baca terjemahan, baca tafsir. Tidak lengkap, baca buku terkait, tidak puas juga, cari guru buat bertanya. Hari ini, apapun ada di gadget kita. Kita bisa mencari kata per kata dalam kitab suci, hal2 yg hendak kita cari.

Jadi meskipun kita tidak hafal, kita tetap bisa cari. Ada semua di gagdet. Lantas baca lagi, lagi, dan lagi. Khatam berkali2. Sungguh, saya kadang malu. Saya lebih hafal nama2 personel boyband, girlband Korea dibanding nama2 surah. Saya lebih hafal cerita detail film Marvel yang lebih 20 itu dibanding kisah nabi2 dalam kitab suci. Dan duh Gusti, sy lebih mengingat detail isi buku2 Tere Liye yang 50 lebih itu, teriak cepat oh itu di halaman sekian, di buku itu, dll, dsbgnya, dibanding mengingat di mana saja posisi ayat2 dalam kitab suci.Tapi tidak apalah. Mumpung masih punya waktu buat belajar.

Gadget. Gunakan semua kesaktian gadget salah-satunya utk belajar kitab suci. Karena bukan apa2, kita bisa loh berjam2, berjam2 nontonin orang joget, orang pamer, dll, dsbgnya. Eh, tapi itu seru sih, tidak berasa waktu habis. Okay, semoga tetap tersisa buat ngintip sejenak kitab sucinya. Bacalah. Pelajari. Bukan berarti kita otomatis akan jadi orang paling suci dan bermoral. Tapi ayolah, itu kitab suci kita bukan?

*Tere Liye

Mengenal aplikasi Indomeet Sosial media karya anak dalam Negeri

Indomeet soail media didirikan pada November 2021 tahun lalu, indomeet sendiri diciptakan dibawah naungan yayasan indometro.grup. Indomeet sosial media akan terus mengembangkan karyanya sampai dikenal keseluruh Nusantara.

Jika sebelumnya masyarakat hanya mengenal sosial media seperti facebook, kini masyarakat seharusnya wajib melirik serta menggunakan karya anak lokal Tebing Tinggi. Tidak kalah jauh, Indomeet sosial media juga mempunyai banyak kelebihan seperti dapat mengekspresikan karya tulis kita dengan menjadi penulis aktif, membuat artikel ,menerbitkannya lalu dapat membagikannya diberbagai sosial media kita.

Sebagai warga indonesia harusnya kita mengapresiasi karya dalam negeri, kita harusnya bisa memperkenalkan media sosial ini lebih luas. Indomeet sendiri juga sudah memberikan wadah untuk orang-orang yang ingin mengembangkan bakatnya apalagi didunia Jurnalis.

indomeet soail media adalah platform yang indah bagi para pelajar untuk mengekspresikan diri ,  ini membantu para pelajar untuk membagikan pemikiran mereka tanpa rasa takut. Didalam aplikasi indomeet ini juga pelajar/siswa dapat berdiskusi secara grup maupun perindividu.

Indomeet juga bisa menjadi peluang kerja untuk semua kalangan dari pelajar, ibu rumah tangga hingga pengangguran sekalipun dapat menghasilkan penghasilan didalam aplikasi indomeet tersebut.

Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Tebing Tinggi

Tebing Tinggi merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Sebelum berdiri perkampungan, wilayahnya termasuk daerah kekuasaan Kerajaan Padang, yang berada di bawah Kerajaan Deli. Konon, asal-usul nama Tebing Tinggi berasal dari cerita Datuk Bandar Kajum, yang mendirikan perkampungan di sebuah tebing yang tinggi.
Asal usul nama kota Tebing Tinggi
Dari pernyataan resmi para tokoh masyarakat setempat, diketahui bahwa daerah Tebing Tinggi sudah dijadikan pemukiman sejak tahun 1864. Saat itu, seorang bangsawan dari Bandar Simalungun yang bernama Datuk Bandar Kajum pergi meninggalkan kampung halamannya.

Bersama para penggawa dan inang pengasuhnya, melalui Kerajaan Padang mereka menyusuri sungai untuk mencari hunian baru. Mereka kemudian bermukim di Tanjung Marulak, sekarang masuk dalam wilayah Kecamatan Rambutan. Namun, kehidupan Datuk Bandar Kajum belum juga tentram. Pasalnya, ia terus diburu oleh tentara Kerajaan Raya.

karena itu, Datuk Bandar Kajum memindahkan pemukimannya. Bersama pengikutnya, ia lantas mendirikan hunian di atas tebing yang tinggi. Pemukiman itu sekarang berlokasi di Kelurahan Tebing Tinggi Lama, Kecamatan Padang Hilir. Di tempat itu juga terdapat makam keturunan Datuk Bandar Kajum, yang kemudian diyakini sebagai cikal bakal nama Tebing Tinggi.

Sejarah kota Tebing Tinggi

Periode Kerajaan Padang Cikal bakal Kota Tebing Tinggi tidak terlepas dari sejarah Kerajaan Padang. Cerita berawal pada 1607, saat Sultan Iskandar Muda dari Aceh mengirim banyak pembesar kerajaan ke berbagai wilayah Sumatera. Salah satunya adalah Umar, yang mendarat di Bandar Khalifah dan berhasil menguasai wilayahnya. Selanjutnya, Umar memperluas kekuasaannya hingga ke pedalaman Hulu Raya dan sampai di wilayah Bajenis (sekarang Kota Tebing Tinggi).

Di tempat itulah, Umar membangun kekuasaannya dengan gelar Baginda Saleh Qamar pada 1630. Peristiwa inilah yang menjadi awal berdirinya Kerajaan Padang dan awal mula pemerintahan di wilayah Tebing Tinggi.

Lahirnya Kota Tebing Tinggi

Pada 1887 pemerintah Hindia Belanda menetapkan Tebing Tinggi sebagai kota pemerintahan dan di dekatnya dibangun perkebunan besar. Selanjutnya, pada 23 Juli 1903, pemerintah Hindia Belanda menetapkan Tebing Tinggi sebagai daerah otonom dengan sistim desentralisasi.

Untuk melaksanakan pemerintahan, dibentuk Dewan Kota bernama Gementeeraad, yang beranggotakan sembilan orang. Dari sembilan orang tersebut, lima di antaranya adalah orang Eropa, tiga orang Bumiputera, dan satu orang Timur Asing. Kemudian pada 1 Juli 1917, Kota Tebing Tinggi resmi berdiri. Oleh sebab itu, setiap tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Jadi Kota Tebing Tinggi.

Referensi:
HM, Zaenuddin. (2017). Asal-usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe. Jakarta: PT Zaytuna Ufuk Abadi.
https://www.kompas.com/stori/read/2021/12/25/110000479/asal-usul-nama-dan-sejarah-kota-tebing-tinggi?page=all
Enable Notifications    OK Nanti saja